Pahlawan, sebuah film berjudul ’Chill Factor’ punyai alur cerita yang menarik dan temanya juga bagus. Bercerita tentang kepahlawanan, dari seorang pahlawan yang tak dihargai menjadi psiko, dari bukan pahlawan menjadi pahlawan yang pada akhirnya minta imbalan, tetapi kena batunya. (dibuat komedi, dengan imbalan bahwa menurut undang-undang warga sipil yang mengetahui rahasia negara berhak untuk dipenjara maupun di tembak mati tanpa ada konfermasi…..he..hee)
Pahlawan, kata yang sangat di dambakan. Tapi kalau ditempatkan pada tujuan akan tidak lebih baik dari tai yang bau busuk menyesakkan hidung hingga tak bisa bernafas. Banyak sebutan yang mengidentifikasikannya seperti pahlawan kesiangan.
Omong-omong tentang pahlawan juga melanda bapak kita soeharto. Pantaskah disebut pahlawan atau bukan pahlawan…..(ndak tau mau nyebut apa pada sekiranya beliau)… banyak plesetan yang mengiringi beliau, mulai dari bicara yang belakangnya mesti ada ken-nya yang ditiru oleh penjilat-penjilat disekelingnya, atau juga pemborosan kata-kata yang ditambahi dengan kata-kata daripada, sekiranya, dan kata-kata boros yang lain seperti kebanyakan, kelebihan, kekenyangan, terlalu kaya, mobil 5, gaji sebulan cukup 1 hari aja, gue banget ….. biar dramatis.
Gue banget … kata-kata boros????, nanti aja ya dibuatu topik sendiri.

